Jaga Generasi Gaza, ASAR Humanity Ajak Masyarakat Bangun 100 Ruang Kelas Sementara di Gaza

oleh
oleh
Jaga Generasi Gaza, ASAR Humanity Ajak Masyarakat Bangun 100 Ruang Kelas Sementara di Gaza

JAKARTA – Hampir tiga tahun sejak eskalasi konflik pada Oktober 2023, anak-anak di Gaza masih menghadapi keterbatasan dalam mendapatkan pendidikan. Di tengah situasi kemanusiaan yang berkepanjangan, ruang belajar menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang perlu kembali dihadirkan.

Menurut UNICEF, 97 persen sekolah di Gaza telah hancur atau mengalami kerusakan parah akibat konflik. Kondisi tersebut membuat sebagian besar anak kehilangan akses terhadap lingkungan belajar yang aman dan layak. UNICEF juga menyebut pendidikan sebagai salah satu kebutuhan paling mendesak bagi anak-anak dan keluarga di Gaza, sekaligus bagian penting dalam proses pemulihan dan upaya mengembalikan kehidupan yang lebih baik.

Kerusakan fasilitas pendidikan bukan hanya membuat anak-anak kehilangan tempat untuk belajar. Mereka juga kehilangan ruang untuk berinteraksi dengan teman sebaya, mendapatkan dukungan dari guru, menjalani rutinitas, serta mengembangkan kemampuan dan potensi mereka.

Kondisi inilah yang mendorong Laznas ASAR Humanity menginisiasi program “Jaga Generasi Gaza”, dengan mengajak masyarakat Indonesia bersama-sama membangun 100 ruang kelas sementara di berbagai lokasi di Gaza.

Pendidikan Anak Gaza Tidak Boleh Terhenti

Bagi anak-anak, sekolah bukan sekadar bangunan. Sekolah merupakan ruang untuk belajar, bermain, berinteraksi, dan bertumbuh.

Di tengah konflik dan perpindahan yang berkepanjangan, keberadaan ruang belajar juga dapat membantu menghadirkan kembali rutinitas dan rasa aman bagi anak-anak. Karena itu, pemulihan pendidikan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya kemanusiaan untuk Gaza.

Bagi ASAR Humanity, perhatian terhadap pendidikan juga sejalan dengan ruh program lembaga. Pendidikan merupakan salah satu bidang yang menjadi bagian dari ikhtiar ASAR Humanity dalam menghadirkan manfaat, termasuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Palestina.

Melalui Jaga Generasi Gaza, ASAR Humanity ingin mengajak masyarakat melihat bahwa anak-anak Gaza tidak hanya membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan mereka hari ini. Mereka juga membutuhkan kesempatan untuk tetap belajar, bertumbuh, dan memiliki ruang untuk menatap masa depan.

“Anak-anak Gaza tetap memiliki hak untuk belajar dan memiliki cita-cita. Ketika sebagian besar fasilitas pendidikan mereka rusak atau tidak dapat digunakan, kita perlu bersama-sama menghadirkan kembali ruang belajar bagi mereka. Melalui Jaga Generasi Gaza, kami mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama membangun 100 ruang kelas sementara di berbagai lokasi di Gaza,” ujar Noval Eriansyah, Ketua Yayasan ASAR Humanity.

Bersama Bangun 100 Ruang Kelas di Berbagai Lokasi Gaza

Melalui program Jaga Generasi Gaza, ASAR Humanity membawa satu ikhtiar utama, yaitu membangun 100 ruang kelas sementara di berbagai lokasi di Gaza.

Ruang-ruang kelas tersebut ditujukan untuk membantu menghadirkan kembali akses belajar bagi anak-anak di wilayah yang membutuhkan fasilitas pendidikan.

Setiap ruang kelas diharapkan dapat menjadi tempat bagi anak-anak untuk kembali membaca, menulis, belajar bersama guru dan teman, serta mengembangkan kemampuan mereka di tengah kondisi yang serba terbatas.

Bagi ASAR Humanity, membangun ruang kelas bukan semata tentang menghadirkan sebuah bangunan. Lebih dari itu, setiap ruang belajar merupakan bagian dari ikhtiar untuk menjaga kesempatan anak-anak Palestina memperoleh pendidikan dan tetap memiliki harapan akan masa depan.

Satu ruang kelas berarti satu ruang untuk belajar.
Satu ruang untuk bertumbuh.
Satu ruang untuk menjaga cita-cita.

Soft Launching Jaga Generasi Gaza di Masjid At Thohir

Sebagai langkah awal untuk menggaungkan gerakan ini, ASAR Humanity menggelar soft launching program Jaga Generasi Gaza pada Jumat, 18 September 2026, di Masjid At Thohir, Jakarta.

Melalui momentum Salat Jumat, ASAR Humanity mengajak para jamaah untuk bersama-sama menyuarakan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di Gaza. Momentum ini menjadi ruang untuk mengingatkan bahwa di tengah situasi kemanusiaan yang masih berlangsung, anak-anak Gaza tetap membutuhkan kesempatan untuk belajar dan bertumbuh.

Soft launching ini sekaligus menjadi bagian dari upaya ASAR Humanity untuk mengajak lebih banyak masyarakat terlibat dalam gerakan Jaga Generasi Gaza, baik melalui dukungan, kolaborasi, maupun penyebarluasan pesan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Palestina.

Dari Kepedulian Menjadi Gerakan Bersama

Program Jaga Generasi Gaza membuka ruang kolaborasi bagi berbagai elemen masyarakat, mulai dari sekolah, kampus, masjid, komunitas, kreator, media, lembaga, perseorangan, hingga perusahaan.

UNICEF mencatat bahwa ketika sekolah rusak atau tidak dapat digunakan, anak-anak kehilangan lebih dari sekadar kesempatan belajar. Mereka juga kehilangan ruang perlindungan, kesempatan untuk berkembang bersama teman sebaya, serta sejumlah layanan pendukung yang biasanya tersedia melalui lingkungan sekolah.

Karena itu, menghadirkan kembali ruang belajar menjadi bagian penting dari upaya menjaga generasi anak-anak Gaza.

ASAR Humanity mengajak masyarakat Indonesia untuk mengambil bagian dalam ikhtiar tersebut melalui program Jaga Generasi Gaza.