DEPOKPOS – Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Nusantara berhasil mengembangkan sistem optimasi produksi yang membantu meningkatkan efisiensi operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Jawa Barat.
Sistem tersebut dirancang untuk menganalisis alur produksi, pengelolaan persediaan, serta waktu kerja tenaga operasional. Dengan memanfaatkan metode lean manufacturing dan work measurement, solusi ini mampu menurunkan waktu proses produksi hingga 20 persen dan mengurangi pemborosan bahan baku.
Ketua tim pengembang, Ahmad Pratama, menjelaskan bahwa proyek ini berangkat dari permasalahan umum yang dihadapi UMKM, seperti tata letak fasilitas yang kurang optimal dan perencanaan produksi yang belum terstruktur.
“Teknik Industri tidak hanya berkutat pada teori, tetapi juga hadir sebagai solusi nyata bagi permasalahan industri skala kecil hingga besar. Kami ingin ilmu yang kami pelajari bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Program ini mendapat dukungan penuh dari dosen pembimbing serta Dinas Koperasi dan UMKM setempat. Beberapa pelaku usaha yang telah menerapkan sistem tersebut mengaku mengalami peningkatan produktivitas dan kemudahan dalam pengambilan keputusan operasional.
Ketua Program Studi Teknik Industri Universitas Nusantara, Dr. Siti Rahmawati, menilai inovasi ini menunjukkan peran strategis Teknik Industri dalam mendukung daya saing industri nasional.
“Kemampuan analisis sistem, efisiensi proses, dan manajemen sumber daya adalah kekuatan utama lulusan Teknik Industri,” katanya.
Ke depan, tim mahasiswa berencana mengembangkan sistem ini dalam bentuk aplikasi sederhana agar dapat digunakan oleh lebih banyak UMKM di berbagai daerah.
