Bogor  

Siap-siap! Atlet Kota Bogor Peraih Emas Porprov Jabar Bakal Diguyur Hadiah 100 Juta

Siap-siap! Atlet Kota Bogor Peraih Emas Porprov Jabar Bakal Diguyur Hadiah 100 Juta

Pemerintah Kota Bogor telah menyiapkan anggaran bonus bagi atlet maupun pelatih yang berhasil mempersembahkan medali emas, sebesar Rp100 juta.

BOGOR – Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar XV Tahun 2026 resmi dimulai. Kota Bogor, yang tahun ini didapuk sebagai salah satu tuan rumah utama, menyambut dengan penuh optimisme tinggi.

Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengungkapkan bahwa euforia dan antusiasme para atlet dari 26 kota/kabupaten se-Jawa Barat sangat luar biasa pada pertandingan pembuka cabor pencak silat.

Lanjut Jenal, meski berstatus sebagai tuan rumah tetap menghadirkan tantangan tersendiri, mulai dari kesiapan sarana prasarana, fasilitas medis, ambulans, hingga tim official. Untuk itu, Pemkot Bogor memastikan seluruh kebutuhan tersebut dapat ditangani dengan baik.

“Dengan berbagai dinamika dan kendala, Pemkot harus tetap bisa dan insyaallah kami bisa,” ujar Jenal Mutaqin di komplek GOR Pajajaran Kota Bogor, Rabu 4 November 2026.

Di bawah komando Jenal Mutaqin, Kota Bogor menurunkan kekuatan penuh sebanyak 565 atlet yang berlaga di berbagai cabang olahraga. Ajang Porprov ini sekaligus dijadikan batu loncatan strategis untuk melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi yang kelak bisa tembus ke kancah nasional maupun internasional, seperti PON, SEA Games, hingga Olimpiade.

Terkait target perolehan medali, kata Jenal, Kontingen Kota Bogor memasang target konsisten dan istiqomah, yakni membidik 100 medali emas. Potensi terbesar diprediksi datang dari cabang olahraga bela diri seperti judo, kuras, dan pencak silat.

“Semua ini tentu tidak akan terwujud tanpa doa dan dukungan dari seluruh warga Bogor kepada 565 atlet yang berlaga di berbagai venue, baik di Kota Bogor, Majalengka, Bandung, Bekasi, maupun Depok,” tegas Jenal.

Kesiapan Kontingen Kota Bogor tidak instan. Jenal memaparkan bahwa pihaknya bersama Ketua KONI dan Kadispora telah mengawal ketat program try in dan try out sejak setahun ke belakang. Hasilnya pun membanggakan, termasuk keberhasilan menyabet medali emas di ajang internasional seperti di Singapura.

Guna mendukung intensitas latihan yang tinggi, Pemkot Bogor bahkan memberikan perhatian khusus pada sektor pendidikan atlet pelajar. Sejumlah pelajar diizinkan menyesuaikan jam sekolah, belajar secara online, atau mendapati jadwal belajar di siang hari setelah berlatih.

Selain itu, aspek kesehatan dan asupan vitamin para atlet di setiap cabang olahraga juga diinventarisir secara mendetail dan didistribusikan langsung melalui masing-masing manajer serta pimpinan cabang olahraga.

Optimisme Kota Bogor langsung terbukti pada hari pertama pertandingan cabor pencak silat. Bertarung di kategori fighter, atlet pencak silat kebanggaan Bogor atas nama Nazmi sukses mencatat kemenangan telak atas lawannya dari Kabupaten Bandung Barat dengan skor meyakinkan yakni 22.

“Alhamdulillah, tarung perdana kita unggul. Mudah-mudahan langkah awal ini bisa memotivasi seluruh atlet pencak silat dan cabor lainnya untuk terus mempertahankan prestasi terbaik serta membawa harum nama Kota Bogor,” ucap Jenal.

Jenal yang juga Wakil Wali Kota Bogor ini menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota Bogor telah menyiapkan anggaran bonus bagi atlet maupun pelatih yang berhasil mempersembahkan medali emas, sebesar Rp100 juta.

“Angka ini konsisten dengan kebijakan pemberian apresiasi pada ajang-ajang sebelumnya,” pungkasnya