Tanggung Jawab Orang Tua dalam Memenuhi Hak Anak dalam Perspektif Islam

oleh
oleh

Oleh: Najwa Salma Abidah dan Nabila Zahra Siti Syarani

Pendahuluan

Penelitian ini membahas tanggung jawab orang tua dalam memenuhi hak anak menurut perspektif Islam. Anak dipandang sebagai amanah dari Allah Swt. yang harus dipenuhi hak-haknya, baik secara fisik, pendidikan, kasih sayang, maupun pembinaan akhlak. Dalam Islam, pemenuhan hak anak bertujuan membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Di era modern, orang tua menghadapi berbagai tantangan seperti perkembangan teknologi, kesibukan, serta perubahan sosial dan ekonomi yang memengaruhi pola pengasuhan. Oleh karena itu, orang tua perlu memiliki kesadaran dan pemahaman yang baik agar dapat menjalankan tanggung jawabnya sesuai ajaran Islam. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-kualitatif.

Keywords: Tanggung jawab; Orang tua; Hak anak; Islam; Pengasuhan; Akhlak; Era modern

PENDAHULUAN

Dalam pandangan Islam, anak merupakan amanah dan karunia dari Allah Swt. yang memiliki nilai lebih berharga daripada kekayaan materi (Burhanuddin, 2014). Keluarga memiliki peranan penting sebagai tempat pertama bagi anak untuk membentuk kepribadian. Peran orang tua dalam keluarga menjadi pihak utama dalam memberikan kasih sayang, pendidikan, perlindungan, serta memenuhi kebutuhan fisik dan mental anak. Ajaran Islam memandang anak sebagai amanah yang harus dipelihara serta dipenuhi hak-haknya oleh orang tua. Dengan demikian, orang tua tidak hanya bertugas memenuhi kebutuhan materi anak, melainkan juga sebagai pendidik utama dalam membentuk kepribadian anak.

Dalam perspektif Islam, hak-hak anak telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah Saw(Novita & Rahman, 2023). Setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan nama yang baik, perhatian, pendidikan, perlindungan, dan pembinaan akhlak yang baik dari orang tuanya. Dengan terpenuhinya kebutuhan dan hak anak, diharapkan mereka dapat berkembang menjadi individu yang berkualitas dan berkepribadian baik. Sebaliknya, kelalaian orang tua dalam menjalankan tanggung jawab dengan baik, hal tersebut akan berdampak negatif pada perkembangan karakter anak.

Seiring perkembangan zaman, orang tua dihadapkan berbagai persoalan baru dalam pengasuhan anak. Perkembangan teknologi serta padatnya aktivitas orang tua dapat berdampak pada hubungan dan komunikasi dalam keluarga. Banyak anak yang belum memperoleh perhatian, kasih sayang, pembinaan moral, serta pengawasan yang cukup dari orang tua. Hal ini menegaskan pentingnya pemahaman orang tua terhadap kewajiban mereka dalam memenuhi hak-hak sesuai syariat Islam (Shirotol et al., 2024).

Berdasarkan hal tersebut, artikel ini membahas tanggung jawab orang tua dalam memenuhi hak anak menurut perspektif Islam, serta pentingnya penerapan nilai-nilai Islam dalam pola pengasuhan agar tercipta generasi yang beriman, berakhlak baik, dan bertanggung jawab.

METODE

Artikel ini menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Sumber data diperoleh dari berbagai referensi, seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang membahas tentang tanggung jawab orang tua, hak anak, serta pengasuhan anak dalam perspektif Islam. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara konseptual dan kontekstual untuk menjelaskan pentingnya peran orang tua dalam memenuhi hak anak sesuai ajaran Islam. Metode ini digunakan dengan tujuan agar pembahasan dapat disampaikan secara jelas dan mudah dipahami oleh pembaca.

PEMBAHASAN

Tanggung Jawab Orang Tua dalam Memenuhi Hak Anak Menurut Islam

Islam mengajarkan bahwa anak adalah amanah dari Allah Swt. menjadikan orang tua memiliki kewajiban yang besar terhadap mereka. Tanggung jawab orang tua tidak hanya menyediakan kebutuhan fisik anak, tetapi juga meliputi pendidikan, kasih sayang, perlindungan, dan pembinaan akhlak anak. Islam menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh pemenuhan kebutuhan yang mendukung perkembangan fisik dan spiritual anak (Syaidah, 2006).

Dalam proses tumbuh kembangnya, pendidikan dan pengasuhan yang baik merupakan salah satu hak penting bagi setiap anak. Orang tua memiliki kewajiban untuk membimbing anak agar memahami perbedaan antara perilaku baik dan buruk. Pemberian kasih sayang dan perhatian kepada anak dapat mempererat hubungan antaranggota keluarga. Islam memandang keluarga sebagai lingkungan pertama yang memengaruhi perkembangan kepribadian anak (Burhanuddin, 2014).

Dalam pengasuhan anak, pemberian nafkah dan perhatian terhadap kesejahteraan anak sangat diperlukan. Anak perlu mendapatkan perlindungan dari orang tua terhadap berbagai pengaruh yang dapat merusak akhlak dan kehidupan sosialnya. Dengan terpenuhinya hak-hak anak, diharapkan mampu tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang beriman, cerdas, dan berakhlak mulia.

Tantangan Orang Tua dalam Memenuhi Hak Anak di Era Modern

Saat ini, orang tua menghadapi banyak tantangan dalam memenuhi tanggung jawab terhadap anak. Pola asuh dalam keluarga sering mengalami perubahan akibat perkembangan teknologi dan kondisi sosial masyarakat. Tidak sedikit orang tua yang jarang meluangkan waktu untuk anak sehingga perhatian dan pembinaan moral anak kurang optimal (Zaki, 2014).

Teknologi modern memiliki dampak yang beragam terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Mendia sosial yang tidak digunakan secara bijak dapat memengaruhi pola piker serta perilaku anak. Oleh sebab itu, orang tua perlu mengarahkan anak agar penggunaan teknologi tidak bertentangan dengan nilai moral dan agama. Komunikasi antara orang tua dan anak juga penting untuk membangun hubungan yang saling memahami (Burhanuddin, 2014).

Tekanan ekonomi serta gaya hidup modern sering memengaruhi cara orang tua dalam mengasuh anak. Sebagian orang tua terlalu fokus pada aspek materi sehingga kebutuhan batin pada anak kurang terpenuhi. Islam menekankan pentingnya keseimbangan antara kebutuhan materi dan pembentukan akhlak anak. Oleh karena itu, orang tua harus menyadari betapa pentingnya tanggung jawab mereka agar hak anak dapat terpenuhi dengan baik dan terciptanya generasi yang berakhlak mulia (Syaidah, 2006).

PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa anak dalam Islam merupakan amanah Allah Swt. yang harus dipenuhi hak-haknya oleh orang tua. Tanggung jawab orang tua tidak sebatas hanya kebutuhan ekonomi, melainkan juga mencakup pendidikan dan pembinaan akhlak anak. Dengan terpenuhinya hak anak, diharapkan mereka mampu menjadi pribadi yang unggul dan berakhlak mulia.

Meski demikian, perkembangan zaman membawa tantangan bagi orang tua dalam bentuk teknologi, pekerjaan yang padat, serta perubahan sosial dan ekonomi. Oleh sebab itu, diperlukan kesadaran serta pemahaman yang baik dari orang tua agar tanggung jawab terhadap anak dapat dipenuhi sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Saran

Berdasarkan hasil pemaparan materi di atas, terdapat beberapa saran yang dapat diberikan, yaitu:

Orang tua diharapkan lebih meningkatkan pemahaman mengenai tanggung jawabnya dalam memenuhi hak anak, tidak hanya dari aspek materi tetapi juga aspek moral, spiritual, dan emosional.

Orang tua perlu membangun komunikasi yang baik dengan anak agar tercipta hubungan yang harmonis serta memudahkan dalam proses pengasuhan dan pendidikan.

Dalam menghadapi perkembangan teknologi, orang tua diharapkan lebih aktif dalam mengawasi dan membimbing anak agar penggunaan teknologi tetap sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Diperlukan keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan ekonomi dan perhatian terhadap pendidikan serta pembentukan akhlak anak.

Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat mengkaji lebih dalam mengenai strategi pengasuhan anak dalam Islam di era digital dengan pendekatan yang lebih luas.