DEPOKPOS – Mengenal lebih jauh salah satu metode pengendalian bahan baku: Economic Order Quantity (EOQ)
Metode pengendalian bhan baku atau stok, yang menjadi dasar penerapan untuk mengatasi masalah manajemen barang.
Sebelum membahas lebih jauh topik mengenai metode ini, mari kita lihat dari sudut pandang beberapa ahli.
Economic Order Quantity (EOQ) adalah metode yang digunakan untuk menentukan jumlah pembelian bahan mentah pada setiap kali pesan dengan biaya yang paling rendah (Rangkuti, 2004). Didukung oleh (Herlina, 2007) yang menyatakan bahwa metode Economic Order Quantity adalah metode untuk menentukan berapa jumlah pesanan yang paling ekonomis untuk satu kali pesan.
Jadi, metode EOQ mengoptimalkan jumlah pesanan namun menekan aspek lain seperti tingkat persediaan menjadi seminimum mungkin dan biaya yang dibuat rendah, tetapi dengan mutu yang lebih baik. Dalam suatu perusahaaan, metode ini melakukan efisiensi terhadap persediaan bahan baku, sehingga menghemat biaya, tidak merusak algortima proses atau sistem tertentu, dan mengatasi atau meminimalisasir terjadinya out of stock.
Selain itu, berikut beberapa manfaat lain bagi penerapan Economic Order Quantity (EOQ):
Efisisensi Operasional
Mengurangi ketergantungan pada perkiraan atau “firasat” semata, lalu menghemat waktu dan sumber daya secara bersamaan sehingga membuat pemesanan mejadi lebih sistematis dan efisien.
Menghindari Penumpukan Stok Berlebih (Overstocking)
Selain meminimalisasir out of stock, EOQ dapat menghindari overstocking karena mengurangi kerusakan barang akibat terlalu banyak stok dan menekan biaya penyimpanan seperti sewa gudang.
Stabilisasi Arus Kas
Arus kas menjadi lebih stabil, karena stok yang terkendali membuat perusahaan tidak terbebani oleh biaya modal yang terikat pada persediaan besar.
Implementasi mudah dan sederhana
Rumus dan konsepnya relatif mudah dipahami dan diterapkan dengan data dasar yang biasanya sudah tersedia di sistem akuntansi perusahaan.
Haura Parsya
