Lewati ke konten
MAJALAH BOGOR
  •  
  • Pencarian
  • Indeks Berita
  • Terms of Service
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • RSS
  • HOME
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Dunia Kampus
  • Health
  • Opini
  • Humanitas
Homepage » Artikel » Second Account sebagai Ruang Aman dalam Mengekspresikan Diri di Media Sosial

Second Account sebagai Ruang Aman dalam Mengekspresikan Diri di Media Sosial

13 Januari 2026oleh ADMIN
oleh ADMIN

banner 160x600

Oleh Nurhadijah Tri Putri, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)

DEPOKPOS – Saat ini, media sosial bukan hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, namun juga menjadi wadah dalam membangun personal branding. Hal ini dapat dilihat ketika orang-orang berlomba-lomba menampilkan foto, video dan konten-konten yang menarik untuk memperoleh perhatian dan pujian dari banyak orang.

Namun, di balik upaya untuk membangun personal branding yang ideal, muncul tuntutan untuk menampilkan citra diri yang ideal, sehingga membatasi kebebasan berekspresi.

Kondisi ini membuat individu untuk membuat second account sebagai media alternatif dalam mengekspresikan diri. Second account digunakan sebagai ruang yang lebih pribadi, dimana pengguna dapat mengekspresikan diri secara lebih bebas tanpa hadirnya tekanan sosial, tuntutan citra, atau penilaian yang biasanya ada pada akun utama.

Fenomena ini menunjukkan adanya kebutuhan psikologis individu untuk diterima dan menjadi diri sendiri, serta mencerminkan adanya perbedaan antara identitas yang ditampilkan kepada publik dan identitas personal dalam lingkungan digital.

Dalam pandangan teori humanistik yang dikemukakan Abraham Maslow, penggunaan second account dapat dipahami sebagai upaya individu dalam memenuhi kebutuhan psikologisnya.

Media sosial menjadi ruang sosial baru tempat individu berusaha mencapai rasa aman, penerimaan diri, harga diri, hingga aktualisasi diri. Second account hadir sebagai ruang yang lebih aman dari penilaian, kritik, dan tekanan sosial yang sering muncul pada akun utama, sehingga individu dapat merasa terlindungi secara emosional.

Melalui interaksi yang lebih terbatas dan bersifat personal, individu merasa lebih diterima dan memiliki kebebasan untuk menjadi diri sendiri. Berkurangnya tuntutan untuk selalu tampil sempurna juga membantu individu membangun harga diri tanpa harus bergantung pada pengakuan publik.

Pada akhirnya, second account menjadi ruang ekspresi yang memungkinkan individu menyampaikan pikiran, emosi, dan jati diri secara lebih jujur, sebagai bagian dari proses menuju aktualisasi diri.

Ditag Dunia Maya media sosial Second Account
Berita Terkait
  • Nge-Scroll Aman, Iman Nyaman: Jurus Jitu Taklukkan Dunia Digital!
  • Ketika Media Sosial Memicu Emosi: Akhlak dan Ibadah Sebagai Terapi Mental
oleh ADMIN
  • Ikuti Kami Pada

Navigasi pos

Pos sebelumnya Ketahanan Ekologi Pangan dan Gizi dalam Lingkungan Masyarakat dengan Integrasi Kearifan Lokal dan Inovasi Digital
Pos berikutnya PKM Mahasiswa Unpam: “Indonesia Berdaya, Ekonomi Merata”

Jangan Lewatkan

  • Lebih dari Sekadar Penghilang Dahaga: Menakar Air Minum sebagai Fondasi Mutu Bangsa
  • Integrasi Wearable Technology: Memanusiakan Keselamatan Kerja di Era Digital
  • Perilaku Coping Gen Z: Kajian Psikologis Mengenai Efektivitas dan Kecenderungan Menghindar
  • Ketika Algoritma Membentuk Sebuah Emosi, Tantangan Regulasi Emosi yang Dialami Gen-Z
  • Strategi membentuk Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah : Integrasi pendekatan Islam dan Psikologi Positif

Terbaru

  • Aksi Lestari HPSN 2026: Penuangan Eco Enzym untuk Pulihkan Setu Pengasinan Aksi Lestari HPSN 2026: Penuangan Eco Enzym untuk Pulihkan Setu Pengasinan
  • Bupati Kutai Barat Buka TMMD Ke-127 Wiltas 2026 di Linggang Amer, Wujud Sinergi TNI dan Pemkab Percepat Pembangunan Desa Perbatasan Bupati Kutai Barat Buka TMMD Ke-127 Wiltas 2026 di Linggang Amer, Wujud Sinergi …
  • KPK: Negara Suap Negara di Kasus Korupsi PN Depok KPK: Negara Suap Negara di Kasus Korupsi PN Depok
  • Tak Perlu Turun Kendaraan, BRI Kanca Cimanggis Permudah Layanan bagi Nasabah Pensiunan Tak Perlu Turun Kendaraan, BRI Kanca Cimanggis Permudah Layanan bagi Nasabah Pen…
  • FWJ Indonesia Desak KPK Periksa Dirut PD Dharma Jaya FWJ Indonesia Desak KPK Periksa Dirut PD Dharma Jaya
  • Polemik UHC: Mengembalikan Arah Kebijakan pada Keadilan Sosial Polemik UHC: Mengembalikan Arah Kebijakan pada Keadilan Sosial
  • Serah Terima Pembangunan GOR, BRI KC Cibubur dengan Yayasan Ar-Rohman Insan Kamil di Jonggol Serah Terima Pembangunan GOR, BRI KC Cibubur dengan Yayasan Ar-Rohman Insan Kami…
  • Jaga Stabilitas Pangan Jelang HBKN, Pemerintah Kerahkan Satgas Saber Awasi Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Jaga Stabilitas Pangan Jelang HBKN, Pemerintah Kerahkan Satgas Saber Awasi Harga…
  • Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah Dikupas dalam Kolokium Nasional Prodi PAI IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah Dikupas dalam Kolokium Nasional Prodi PAI I…
  • ASAR Humanity Luncurkan Program Totalitas Ramadhan dengan Kegiatan Panen Raya ASAR Humanity Luncurkan Program Totalitas Ramadhan dengan Kegiatan Panen Raya
MAJALAH BOGOR
  • Indeks Berita
  • Terms of Service