Langkah Kecil di Kaki Anak, Dampak Besar Cegah Cacingan

oleh
oleh

Oleh: Dela Riadi, S.K.M., M.K.M. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DEPOKPOS – Infeksi cacing usus masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang kerap dianggap sepele pada anak. Padahal, dampaknya tidak hanya terbatas pada gangguan saluran cerna, tetapi juga berpengaruh terhadap status gizi, anemia, serta tumbuh kembang anak.

Selama ini, pencegahan cacingan pada anak lebih banyak bertumpu pada program pemberian obat cacing. Strategi ini memang penting, namun belum cukup jika tidak disertai perubahan perilaku di tingkat keluarga. Tanpa pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat, risiko reinfeksi cacing pada anak tetap tinggi meskipun pengobatan telah dilakukan.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Fakultas Kedokteran, masih ditemukan kesenjangan pengetahuan orang tua mengenai jalur penularan cacingan. Banyak orang tua belum memahami bahwa kaki anak yang sering bersentuhan langsung dengan tanah dapat menjadi pintu masuk larva cacing ke dalam tubuh, terutama di lingkungan dengan sanitasi yang belum optimal.

Selain itu, praktik kebersihan kaki anak setelah bermain di luar rumah juga masih belum dilakukan secara memadai. Sebagian orang tua hanya membilas kaki anak dengan air, bahkan ada yang tidak membersihkannya sama sekali sebelum anak masuk ke rumah. Padahal, telur dan larva cacing bersifat mikroskopis dan tidak selalu dapat dihilangkan tanpa penggunaan sabun.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa pencegahan cacingan sangat berkaitan erat dengan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga. “Penggunaan alas kaki dan kebiasaan mencuci kaki anak dengan sabun setelah bermain merupakan langkah sederhana, berbiaya rendah, namun berdampak signifikan dalam mencegah cacingan,” oleh Dela Riadi, S.K.M., M.K.M.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi sarana strategis dalam meningkatkan literasi kesehatan keluarga melalui edukasi yang aplikatif dan kontekstual. Peran orang tua, khususnya ibu, sangat penting dalam membentuk kebiasaan sehat anak sejak dini.

Upaya pencegahan cacingan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga. Dengan perilaku sederhana yang diterapkan secara konsisten di rumah, pencegahan cacingan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan demi mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.