Mahasiswa Unpam Bantu UMKM di Tangerang Melek Akuntansi dan Digital

oleh
oleh

TANGERANG – Mahasiswa Program Studi Magister Akuntansi Program Pascasarjana Universitas Pamulang (UNPAM) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang menyasar pelaku UMKM di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan UMKM serta mempercepat transformasi digital usaha kecil. Demikian rilis yang diterima media, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang berlokasi di Perumahan Pondok Indah RW 09 Kelurahan Kutabumi ini diikuti oleh 25 pelaku UMKM setempat. Fokus utama pengabdian adalah memberikan solusi atas dua masalah mendasar yang selama ini dihadapi para pelaku usaha: rendahnya literasi digital dan belum adanya sistem pencatatan keuangan yang rapi dan sistematis. Tim PKM yang diketuai oleh Bagas Gilang Ramdhani ini menghadirkan pendekatan praktis dengan memadukan teori akuntansi dan pemanfaatan teknologi digital.

Kaprodi Magister Akuntansi Universitas Pamulang, Dr. Iin Rosini, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa penguasaan teknologi dan pemahaman akuntansi adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan dalam dunia usaha modern. “Kemampuan memanfaatkan teknologi tidak hanya diperlukan dalam pemasaran, tetapi juga dalam pengelolaan keuangan sebagai dasar keberlanjutan usaha. Pencatatan yang baik akan melahirkan transparansi, dan transparansi adalah fondasi akuntabilitas,” ujar Dr. Iin Rosini dalam sambutannya.

Dalam sesi workshop, tim PKM yang terdiri atas Bagas Gilang Ramdhani (ketua), Defa Irodat Alam (wakil ketua merangkap narasumber), serta Ira Igustiningrum dan Sri Wahyuni (fasilitator dan penyuluh) mengajak peserta mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi keuangan digital seperti BukuWarung melalui ponsel. Dengan aplikasi ini, pelaku usaha dapat memantau arus kas secara real-time, mencatat utang piutang, serta memisahkan uang pribadi dengan uang usaha. Selain itu, tim juga memberikan pemahaman tentang pencatatan sederhana berbasis SAK EMKM (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah) bagi peserta yang belum terbiasa dengan aplikasi digital.

Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M., menyambut baik inisiatif dari Universitas Pamulang ini. Ia menilai pelatihan tersebut sangat relevan bagi warganya dalam menghadapi tantangan ekonomi digital yang semakin ketat. “Kami mengapresiasi upaya mahasiswa UNPAM. Selama ini banyak pelaku UMKM di wilayah kami yang masih mencatat keuangan secara manual bahkan tidak tertib. Ini sangat membantu mereka untuk menjadi lebih profesional dan siap bersaing,” kata Ade Sunaryo. Wakil RW 09 juga turut hadir mendampingi warganya selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan PKM ini berlangsung interaktif dan penuh antusiasme dari para peserta. Sebagai langkah lanjutan, tim PKM Universitas Pamulang berencana melakukan pendampingan berkala guna memastikan materi yang diberikan benar-benar diterapkan secara optimal oleh para peserta UMKM binaan. “Kami tidak ingin hanya memberi pelatihan satu hari lalu selesai. Ke depan, kami akan memantau dan mendampingi UMKM binaan agar pencatatan keuangan mereka benar-benar rapi dan bisa dijadikan dasar untuk mengakses perbankan atau lembaga keuangan lainnya,” tutup Bagas Gilang Ramdhani, Ketua Tim PKM.