Perkembangan Sektor Industri di Bidang Pertanian, Peternakan dan Perikanan di Era Gen Z

oleh
oleh

Oleh Galuh Mahardhika, mahasiswa Universitas Pamulang program studi Teknik Industri.

Industri di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan sudah memulai era baru di tangan generasi zillenial dengan meinggalkan metode-metode kuno diganti dengan metode yang lebih efisien sejalan dengan kemajuan teknologi.

Generasi ini memiliki karakteristik adaptif, kreatif, serta terbuka terhadap inovasi, sehingga mendorong perubahan pola produksi, distribusi, dan pemasaran di sektor-sektor berbasis sumber daya alam.

Digitalisasi dan pemanfaatan teknologi modern menjadi kunci utama dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing industri tersebut.

Smart agriculture atau pertanian cerdas merupakan evolusi industri di bidang pertanian. Kegiatan bertani akan menjadi lebih mudah karena bantuan teknologi, seperti Internet of Things (IoT), drone, sensor tanah, serta aplikasi manajemen pertanian berbasis data memungkinkan petani memantau kondisi lahan, cuaca, dan tanaman secara real-time.

Hal tersebut membantu produktivitas pertanian dan mengurangi kemungkinan terjadinya gagal panen. Selain itu, platform digital dan e-commerce membantu petani dalam menjual hasil pertaniannya secara langsung kepada konsumen, sehingga hasil yang didapat akan lebih maksimal dibandingkan menjual melalui tengkulak.

Di sektor peternakan, Precision Livestock Farming (PLF) merupakan kemajuan yang dilakukan oleh generasi Zillenial terhadap sektor peternakan. Penggunaan sistem otomatis untuk pemberian pakan, pemantauan kesehatan ternak, pengolahan hasil ternak, serta limbah yang dihasilkan oleh industri peternakan.

Selain itu, dikalangan peternak mulai populer aplikasi yang membantu dalam kegiatan peternakan seperti iLivestock untuk manajemen data ternak dan membantu dalam analisi pengambilan keputusan melalui basis data, kemudian SmartLivestock yang berfungsi untuk meningkatkan efisiensi pakan dan kesejahteraan ternak, terakhir ada CowManager yang berfungsi untuk deteksi dini penyakit dan peningkatan produktivitas susu.

Pada sektor perikanan kemajuan teknologi terjadi baik untuk kegiatan budidaya maupun penangkapan. Penggunaan sistem bioflok, recirculating aquaculture system (RAS), serta pemantauan kualitas air berbasis sensor menjadi solusi untuk meningkatkan hasil produksi perikanan budidaya.

Sementara itu, pada sektor penangkapan ikan, pemanfaatan teknologi seperti Global Positioning System (GPS), fish finder/echo sounder, Vessel Monitoring System (VMS), serta aplikasi prakiraan daerah penangkapan ikan (DPI) membantu nelayan dalam menentukan lokasi penangkapan yang potensial, meningkatkan efisiensi bahan bakar, serta mendukung praktik penangkapan ikan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Generasi Zillenial juga aktif memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk mempromosikan produk perikanan, meningkatkan nilai tambah, serta memperluas akses pasar hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Secara keseluruhan, kehadiran generasi Zillenial membawa angin segar bagi perkembangan sektor industri peternakan, pertanian, dan perikanan. Perpaduan antara teknologi, kreativitas, dan kesadaran akan keberlanjutan menjadikan sektor-sektor ini lebih modern, efisien, dan kompetitif.

Dengan dukungan kebijakan yang tepat serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sektor industri berbasis sumber daya alam diharapkan mampu menjadi pilar utama pembangunan ekonomi di era digital.